home icon
search icon
menu icon

FGD dan MoU: USU dan Badan Keahlian DPR RI Bekerja Sama untuk Pengembangan Komoditas Strategis

Dipublish Pada

24 Juli 2024

Dipublish Oleh

Sulisintia Harahap

Universitas Sumatera Utara (USU) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Keahlian DPR RI pada Selasa (23/7/2024). Acara ini berlangsung di Ruang Senat Akademik, Lantai 3 Gedung Rektorat USU, dan disaksikan oleh berbagai pejabat dan akademisi dari kedua belah pihak. Penandatanganan dilakukan oleh Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., dan Dr. Inosentius Samsul, S.H., M.Hum., selaku Kepala Badan Keahlian DPR RI.

Dalam sambutannya, Dr. Inosentius Samsul menyatakan pentingnya kolaborasi dalam mengembangkan kajian akademik yang mendukung pengambilan keputusan di DPR RI. “Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan sinergi antara akademisi dan legislatif, khususnya dalam merumuskan kebijakan yang berbasis penelitian ilmiah.” 

Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, menambahkan bahwa kerja sama ini akan membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen USU untuk terlibat dalam kegiatan penelitian dan pengembangan kebijakan publik. “Kami berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan kontribusi nyata dalam pengembangan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Selain penandatanganan MoU, acara ini juga diisi dengan Forum Group Discussion (FGD) yang membahas topik “Pengaturan Komoditas Strategis di Bidang Perkebunan dan Industri Pengolahannya.” Narasumber dalam FGD tersebut antara lain Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, S.H., M.LI (Ketua Program Doktor Ilmu Hukum), Prof. Dr. Ir. Elisa Julianti, M.Si (Wakil Dekan III Fakultas Pertanian USU), dan Drs. Timbas Prasad Ginting (Ketua GAPKI Cabang Sumut).

Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait dalam presentasinya menekankan pentingnya pembentukan undang-undang khusus untuk melindungi dan mengembangkan komoditas strategis. “Undang-undang ini harus menjadi dasar hukum yang kuat untuk melindungi dan mendorong komoditas strategis agar semakin maju, berdaya saing, dan memberikan manfaat maksimal bagi kemakmuran rakyat,” katanya.

Drs. Timbas Prasad Ginting dari GAPKI Cabang Sumut juga menyampaikan pandangannya tentang tantangan dan harapan dalam pengelolaan komoditas strategis. Ia menyoroti pentingnya dukungan kebijakan pemerintah dan peningkatan kapasitas petani untuk mencapai produksi yang berkualitas dan berkelanjutan.

Berita