home icon
search icon
menu icon

Kerja Sama USU dan Indosat: Dari Magang hingga Pengelolaan Sampah Digital

Dipublish Pada

23 Oktober 2024

Dipublish Oleh

Sulisintia Harahap

Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar audiensi dengan IM3 Indosat Ooredoo Hutchison dalam rangka inisiasi kerja sama strategis, yang berlangsung pada Selasa (22/10/2024) di Ruang Rapat Equity, Gedung Rektorat USU. Pertemuan ini disambut langsung oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama USU, Prof. Dr. Apt. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, M.Si.

Beberapa pimpinan fakultas turut hadir dalam pertemuan tersebut, termasuk Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Ir. Fahmi, S.T., M.Sc., IPM, Dekan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, Dr. Maya Silvi Lydia, B.Sc., M.Sc, serta Ikhsan Siregar, ST., M.Eng, Direktur Direktorat Pengembangan Pendidikan. Dari pihak Indosat Ooredoo Hutchison, audiensi ini dihadiri oleh Raden Ricky Fajar Adiputra selaku Head of Regional HR Business Partner-Sumatera, Nina Meutia sebagai Campaign Management IM3, Mahfudh Marzuki sebagai CSR Environment and Philanthropy, Roby Gustomi sebagai Marketing Communication Region Northern Sumatra, dan Deni Senaga dari Team Partner Nokia.

Audiensi ini bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama antara USU dan Indosat Ooredoo Hutchison dalam berbagai bidang, termasuk program-program berbasis teknologi digital dan lingkungan. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah program Collabonation Campus, sebuah inisiatif dari Indosat untuk mendukung kegiatan Tridharma perguruan tinggi melalui seminar, kuliah umum, dan kolaborasi komunitas mahasiswa di kampus. Program ini tidak hanya mendukung pengembangan kreatif mahasiswa, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menjadi duta merek IM3, berpartisipasi dalam konten media sosial, dan menciptakan acara di lingkungan kampus.

Selain itu, Indosat juga memperkenalkan program INSPIRE yang merupakan program magang bagi mahasiswa tingkat akhir dan lulusan baru, memberikan mereka kesempatan untuk terlibat langsung dalam proyek-proyek inovatif di bidang digital bersama Indosat. Program ini bertujuan untuk membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan di dunia industri digital.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula inisiatif keberlanjutan, seperti program ‘Sampah Jadi Pulsa’, yang mendorong pemilahan sampah dan menukarkannya menjadi pulsa IM3. Program ini mendukung pengelolaan sampah berbasis digital dan berkontribusi pada kelestarian lingkungan, serta memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Mahfudh Marzuki, selaku CSR Environment and Philanthropy dari Indosat Ooredoo Hutchison, menjelaskan, “Program Sampah Jadi Pulsa merupakan upaya kami untuk mendorong kesadaran masyarakat dalam pemilahan sampah. Dengan menukarkan sampah plastik menjadi pulsa IM3, kami berharap masyarakat, terutama kalangan mahasiswa, bisa lebih terlibat dalam menjaga lingkungan sekaligus memanfaatkan teknologi digital untuk kebutuhan sehari-hari.”

Prof. Poppy menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini dan berharap agar kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat luas. “Kami sangat antusias dengan inisiatif yang diusulkan oleh Indosat. Kerja sama ini tidak hanya akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan digital, tetapi juga berkontribusi dalam keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan diskusi lebih mendalam terkait berbagai peluang kerja sama, termasuk dalam bidang teknologi 5G, magang industri, dan pengelolaan sampah berbasis digital. USU berharap kerja sama ini dapat memperkuat peran universitas dalam mengembangkan talenta-talenta muda yang siap berkontribusi dalam era digital.

Berita