Para mahasiswa Fakultas Kehutanan USU, di bawah bimbingan Dr. Anita Zaitunah dan Dr. Oding Affandi, telah melakukan kolaborasi dengan mahasiswa InHolland University Belanda dalam sebuah studi kasus dengan tema "Sistem Pangan Living Lab Berkelanjutan dalam Mendukung Pengembangan Bisnis Food Estate di Kabupaten di Sumatera Utara." Kegiatan ini berlangsung sejak bulan April hingga Juni 2023. Kolaborasi ini merupakan bagian dari inisiatif yang didukung oleh Nuffic South East Asia, Universitas Sumatera Utara, dan SNV. Nuffic sendiri adalah sebuah organisasi berbasis di Den Haag, Belanda, yang memfasilitasi kerja sama antara Indonesia dan Belanda.
Konsep Living Lab digunakan sebagai media bagi para mahasiswa untuk belajar melalui pengalaman lapangan yang melibatkan masalah bisnis nyata. Dalam proyek ini, Living Lab menjadi wadah studi kasus yang disediakan oleh SNV, sebuah organisasi nirlaba internasional yang didirikan pada tahun 1965 di Belanda. SNV telah aktif di Indonesia sejak tahun 2013 dan fokus pada tiga sektor, yakni agrifood, energi, dan air, dengan kegiatan yang tersebar di beberapa provinsi, termasuk Sumatera Utara.
Tujuan dari kegiatan Living Lab ini adalah untuk memungkinkan mahasiswa Fakultas Kehutanan USU untuk mendalami kebutuhan suatu daerah dalam konteks pengembangan food estate. Selama berlangsungnya Living Lab, para mahasiswa dapat belajar melalui pengalaman langsung di lapangan. Mereka berkesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari selama kuliah, berinteraksi dengan petani lokal, mengamati sumber daya alam di sekitar, menganalisis permasalahan yang ada, dan mengambil kesimpulan berdasarkan pengalaman mereka.
Kesimpulan yang dihasilkan dari Living Lab ini dapat menjadi masukan penting dalam pengembangan sistem pangan berkelanjutan di Sumatera Utara, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan petani dan pelestarian alam, termasuk hutan.
Kerja sama melalui Living Lab ini, yang diselenggarakan oleh Nuffic, memberikan peluang berharga bagi Fakultas Kehutanan, khususnya para mahasiswa, untuk menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh, mengembangkan wawasan, dan membangun jaringan kerja sama dengan mahasiswa asing, terutama mahasiswa Belanda. Keberhasilan studi kasus SNV yang telah dilaksanakan diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas dengan institusi-institusi di Belanda dan Nuffic, terutama dalam kerangka Living Lab Fakultas Kehutanan.
SNV menawarkan dua topik besar dalam kolaborasi ini, yaitu mengenai pengembangan kebijakan yang optimal dan peran gender dalam rantai pasok. Di samping itu, kolaborasi juga mencakup identifikasi pelaku pasar informal dan formal, serta penyedia investasi berkelanjutan, untuk merumuskan pemangku kepentingan yang relevan, memahami tingkat partisipasi mereka, dan mengidentifikasi peran kunci dalam pengembangan proyek ini.
Tim mahasiswa Fakultas Kehutanan telah menjalankan berbagai kegiatan Living Lab yang melibatkan pertemuan pendahuluan dengan pihak Nuffic, SNV, dosen pembimbing dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Kehutanan, tim Polbangtan, serta mahasiswa dan dosen pembimbing dari InHolland University Belanda. Selain itu, dilakukan juga diskusi rutin dan kunjungan ke Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang.
Kegiatan Living Lab yang dijalankan oleh Fakultas Kehutanan USU, Nuffic, dan InHolland University telah berlangsung di tiga lokasi, yaitu Hamparan Perak, Percut Sei Tuan, dan Pantai Labu, sejak tanggal 7 Mei 2023. Kegiatan pendahuluan lapangan di berbagai lokasi tersebut dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang kondisi setempat, studi kasus yang ada, serta perencanaan kegiatan yang akan dilakukan. Kegiatan ini juga memberikan wawasan lebih dalam tentang sektor pertanian di Wilayah Deli Serdang, melalui diskusi dan arahan mengenai kegiatan lapangan yang akan dijalankan.
Selain itu, rapat koordinasi antara Nuffic, SNV, para mahasiswa, dan dosen pembimbing dari Fakultas Kehutanan dan Fakultas Pertanian diadakan di Fakultas Pertanian USU. Pertemuan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Kehutanan dan Ketua Departemen Kehutanan. Dalam pertemuan tersebut, para mahasiswa mempresentasikan hasil studi kasus dan berinteraksi dengan perwakilan dari Nuffic dan SNV. Kegiatan ini juga melibatkan diskusi lebih lanjut antara Nuffic, tim pembimbing, SNV, dan departemen Internasionalisasi dan Kerja sama Global USU.