USU Ambil Peran dalam Konferensi Internasional di Pakistan
USU Dorong Kepemimpinan Lokal Berbasis Ketahanan Bencana melalui International Summer Course
Majoris Asset Management Salurkan Dukungan Kemanusiaan melalui USU Peduli
10 April 2026
Sulisintia Harahap
Universitas Sumatera Utara (USU) kembali memperkuat jejaring internasional di bidang kesehatan, kali ini melalui kolaborasi strategis dengan SingHealth Duke-NUS Global Health Institute. Komitmen tersebut ditegaskan dalam audiensi yang berlangsung pada Senin (07/04/2026) di Ruang Rapat Rektor, Gedung Rektorat USU Lantai 3.
Pertemuan ini dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, dan Kerja Sama USU, Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T., M.T., bersama Direktur Utama RS Pendidikan USU, dr. Inke Nadia D. Lubis, serta delegasi SingHealth yang dipimpin oleh Direktur SingHealth, Prof. London Lucien Ooi.
Dalam audiensi tersebut, kedua pihak membahas penguatan kerja sama yang telah terjalin sejak 2022 melalui pembentukan Regional Collaborating Centre (RCC). Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan riset kesehatan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan kualitas pendidikan medis, khususnya pada bidang demensia, kardiologi, dan kanker.
SingHealth sebagai penyedia layanan kesehatan publik terbesar di Singapura turut memaparkan ekosistem layanan terintegrasi yang dimilikinya, mulai dari rumah sakit umum hingga pusat spesialis nasional. Pendekatan berbasis pasien yang diusung melalui filosofi “Patients. At the Heart of All We Do” menjadi landasan dalam setiap kolaborasi yang dibangun.
Dalam kesempatan tersebut, SingHealth menegaskan komitmennya untuk memperkuat dampak kolaborasi melalui publikasi ilmiah yang lebih luas dan terarah, khususnya di kalangan tenaga medis.
“Melalui kolaborasi publikasi yang kuat dan terarah, kami berharap setiap pengetahuan yang dihasilkan tidak hanya berhenti di ranah akademik, tetapi dapat diimplementasikan dalam praktik klinis yang memberikan dampak nyata dan luas bagi masyarakat,” ujar Prof. London Lucien Ooi.
Selain itu, kedua institusi juga menjajaki implementasi joint supervision bagi mahasiswa dan peneliti sebagai upaya meningkatkan kualitas bimbingan akademik berbasis kolaborasi internasional. Skema ini diharapkan mampu mendorong transfer pengetahuan, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta memperluas eksposur global sivitas akademika USU.
Pada hari yang sama, USU dan SingHealth juga menyelenggarakan Workshop Grant Writing bertajuk “Unlocking Global Research Funding” yang diikuti oleh dosen dan peneliti. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan penyusunan proposal hibah internasional yang kompetitif.
Dalam sesi tersebut, Prof. Himsar Ambarita menekankan pentingnya strategi sistematis dalam memperoleh pendanaan riset global, mulai dari identifikasi peluang hibah hingga penyusunan proposal sesuai standar lembaga pendanaan internasional. “Kolaborasi internasional harus menghasilkan luaran nyata seperti riset bersama, publikasi bereputasi, dan hibah internasional. Melalui workshop ini, kami mendorong dosen USU untuk semakin siap bersaing di tingkat global,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, USU menegaskan komitmennya dalam meningkatkan produktivitas riset dan memperluas kontribusi ilmu kesehatan yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan reputasi universitas di tingkat global.