home icon
search icon
menu icon

Mahasiswa KNB USU Lakukan Studi Ekskursi ke SMPN 2 Kabanjahe untuk Tingkatkan Kemahiran Berbahasa Indonesia

Dipublish Pada

23 Januari 2025

Dipublish Oleh

Sulisintia Harahap

Lima mahasiswa penerima Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) Universitas Sumatera Utara (USU) yang sedang mengikuti pelatihan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU, melaksanakan Studi Ekskursi ke SMPN 2 Kabanjahe pada 17–18 Januari 2025. Program ini bertujuan untuk melatih keterampilan berbahasa Indonesia, khususnya kemampuan berbicara, melalui interaksi langsung dengan siswa SMP.

Direktur Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global USU, Prof. Dr. Himsar Ambarita, S.T., M.T., menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. “Ketika saya sekolah ke Jepang, kami juga diwajibkan presentasi kepada siswa-siswa sekolah di Jepang. Tantangan presentasi kepada siswa sekolah dalam bahasa Jepang tentu menjadi motivasi yang tinggi dalam belajar bahasa tersebut. Saya yakin kegiatan ini akan mampu mempercepat pemahaman mahasiswa KNB dalam menguasai bahasa Indonesia,” ujarnya.

 

 

Studi ekskursi ini dipandu oleh Prof. Dr. Rudy Sofyan, S.S., M.Hum., Wakil Ketua Pengelola BIPA FIB USU, dan Rachmad Fadillah Maha, S.S., M.Si., Fasilitator BIPA FIB USU. Kegiatan utama berupa presentasi selama 30 menit oleh peserta BIPA dalam bahasa Indonesia di depan siswa kelas 9. Setelah presentasi, dilakukan sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa KNB berhasil menjawab berbagai pertanyaan siswa SMP menggunakan bahasa Indonesia dengan baik.

 

 

Menurut Prof. Dr. Dra. T. Thyrhaya Zein, M.A., Ketua Pengelola BIPA FIB USU, kegiatan ini diikuti oleh lima mahasiswa penerima beasiswa KNB yang berasal dari Bangladesh, Botswana, Pakistan, Tanzania, dan Yaman. Program pelatihan BIPA bagi mahasiswa penerima beasiswa KNB berlangsung selama satu tahun, dengan tujuan mempersiapkan mereka mengikuti perkuliahan dalam bahasa Indonesia di program sarjana, magister, dan doktor.

 

 

Pelatihan ini terdiri dari enam level, masing-masing mencakup 20 sesi pelajaran berdurasi 120 menit per sesi. Materi yang diajarkan meliputi teks bacaan, latihan mendengar, dialog percakapan, serta tugas menulis untuk memperkuat kemampuan berbahasa secara menyeluruh. Selain pembelajaran di kelas, program ini juga mencakup kegiatan luar kelas seperti pengabdian mahasiswa, studi ekskursi, dan field trip.

 

 

Seluruh kegiatan pembelajaran berbahasa ini akan menjadi pengalaman berharga dan memberikan manfaat yang besar dalam pengembangan kompetensi bahasa Indonesia mahasiswa penerima beasiswa KNB serta mempererat hubungan antarbudaya.

 

 

Berita