Tindak Lanjut Kerja Sama USU–Pemkab Toba: Dorong Pendirian BUMD Spoil Bank dan Desa Meat sebagai Zero Carbon Village
Dipublish Pada
25 April 2025
Dipublish Oleh
Sulisintia Harahap
Universitas Sumatera Utara (USU) melalui Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerja Sama melakukan kunjungan resmi ke Pemerintah Kabupaten Toba dalam rangka membahas perpanjangan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS), sekaligus menjajaki peluang kolaborasi lanjutan di berbagai sektor tridharma perguruan tinggi. Pertemuan berlangsung pada Kamis (24/04/2025) di Ruang Rapat Staf Ahli Bupati Toba, Balige, Sumatera Utara.
Delegasi USU dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerja Sama, Prof. Dr. Apt. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, M.Si., didampingi Manajer Kemitraan Global, Prof. Dr. Arida Susilowati, S.Hut., M.Si., Ketua Program Studi S2 Manajemen Properti dan Penilaian, Prof. Dr. Elisabet Siahaan, SE., M.Ec., serta Ketua Program Studi S1 Fisika, Dr. Tulus Ikhsan Nasution, S.Si., M.Sc.. Dari pihak Pemerintah Kabupaten Toba, hadir Wakil Bupati Toba, Drs. Audi Murphy O. Sitorus, SH., M.Si., beserta jajarannya, antara lain Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kerja Sama Saut MT Sihombing, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan SDA, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Penanaman Modal, serta Kepala Bagian Hukum dan Kerja Sama.
Pertemuan dibuka oleh Kabag Tapem, Saut MT Sihombing, dan dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Bupati Toba yang menekankan pentingnya penguatan kerja sama dengan USU, terutama dalam pengembangan riset, pelatihan sumber daya manusia, serta penerapan hasil inovasi. “Di samping membahas draft kerja sama, mungkin kita juga bisa melakukan transfer knowledge,” ujar Wakil Bupati. Ia juga berharap ruang lingkup kerja sama ke depan dapat diperluas dari pendidikan, penelitian, dan pengabdian, menuju sektor yang lebih aplikatif dan berdampak langsung ke masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Prof. Poppy menyatakan bahwa USU terbuka untuk mendukung peningkatan kualitas SDM Pemkab Toba, termasuk dalam memberikan kemudahan tugas belajar bagi pegawai yang ingin melanjutkan pendidikan S2 di USU. “Untuk S2 di USU, pembelajaran bisa daring, sehingga lebih fleksibel dalam menyesuaikan waktu belajar,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Tulus Ikhsan Nasution memaparkan hasil pengabdian masyarakat USU bersama Inalum yang dilakukan di Desa Meat, Kabupaten Toba. Program yang diusung adalah pengembangan Zero Carbon Village, yang mencakup instalasi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas 2.750 watt, pembangunan rumah informasi berbasis energi surya (PLTS), serta produksi pupuk kompos dengan mesin composter otomatis. “Kami berharap perlahan masyarakat dapat beralih dari pertanian anorganik ke pertanian organik,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa Desa Meat memiliki potensi besar sebagai desa energi terbarukan, dengan intensitas matahari mencapai lebih dari 20 kilolux dan kecepatan angin rata-rata 6 m/s—dua indikator penting dalam konversi energi alternatif.
Sementara itu, Prof. Elisabet Siahaan memberikan penjelasan teknis mengenai proyek kajian kelayakan pendirian BUMD untuk pengelolaan Spoil Bank, yaitu lokasi penampungan sedimen hasil pengerukan sungai. “Spoil bank yang penuh dapat menyebabkan dampak lingkungan seperti banjir dan sedimentasi ulang. Kami menawarkan analisis kelayakan pendirian BUMD agar sedimentasi ini tidak hanya ditangani sebagai limbah, tetapi juga membantu pendapatan daerah Pemkab Toba,” jelasnya.
Setelah penyampaian program dan diskusi strategis, dilakukan pembahasan langsung terhadap isi draft MoU dan PKS oleh kedua pihak. Dokumen tersebut dibacakan satu per satu oleh Ramaida Manurung, Analis Kebijakan Ahli Muda Pemkab Toba.
Peninjauan draft ini direvisi bersama dari sisi redaksi, substansi, serta kesesuaian rencana implementasi kerja sama. Adapun PKS secara khusus membahas kerja sama dengan Sekolah Pascasarjana USU dalam menyusun kajian kelayakan pendirian BUMD Spoil Bank di Kabupaten Toba.
Kegiatan ditutup dengan kunjungan lapangan ke Desa Meat, Balige. Rombongan USU meninjau langsung hasil-hasil pengabdian yang telah dilaksanakan, berinteraksi dengan pemuda desa, serta menyampaikan harapan agar Desa Meat dapat berkembang sebagai kawasan wisata sekaligus pionir desa energi terbarukan di Sumatera Utara.