home icon
search icon
menu icon

USU Gelar Pre-Launching EQUITY untuk Perkuat Langkah Menuju World Class University

Dipublish Pada

07 Agustus 2025

Dipublish Oleh

Sulisintia Harahap

Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar acara Pre-Launching Program Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY) pada Rabu (6/8/2025), bertempat di Lantai 8 Gedung Digital Learning Center. Acara ini merupakan bagian dari strategi USU untuk memperkuat posisi sebagai World Class University dan mendukung target perguruan tinggi Indonesia masuk dalam pemeringkatan QS WUR Top 500 dan THE Impact Rankings Top 300.

Acara ini secara resmi dibuka oleh Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., yang juga memaparkan capaian-capaian strategis USU selama beberapa tahun terakhir. Dalam paparannya, Rektor menyampaikan bahwa USU saat ini berada pada posisi 1001–1200 dalam pemeringkatan QS WUR 2026 dan peringkat 801–1000 dalam THE Impact Rankings, yang menjadi pemicu utama lahirnya program EQUITY.

“Program EQUITY bukan hanya soal branding institusi, tapi lebih jauh dari itu, ini adalah upaya terstruktur untuk memperbaiki kualitas akademik, meningkatkan riset kolaboratif internasional, serta menumbuhkan dampak sosial dari hasil inovasi kita,” ujar Prof. Muryanto dalam sambutannya.

Program EQUITY merupakan inisiatif Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yang secara khusus ditujukan bagi 23 Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), termasuk USU. Fokus utama program ini adalah mendorong pelaksanaan program-program pengembangan mutu pendidikan tinggi agar memiliki daya saing global.

Selain pemaparan Rektor, acara ini juga diisi dengan presentasi dari Direktur Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global USU, Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T., M.T. Dalam penjelasannya, Prof. Himsar menguraikan strategi dan rencana implementasi EQUITY di lingkungan USU, mulai dari peningkatan kualitas publikasi terindeks internasional hingga penguatan kolaborasi riset lintas negara.

“Keberhasilan kita tidak hanya diukur dari jumlah publikasi, tetapi dari bagaimana publikasi tersebut berdampak. Oleh karena itu, EQUITY akan fokus pada peningkatan field-weightedcitation impact, kolaborasi internasional, dan inovasi yang relevan dengan Sustainable Development Goals (SDGs),” jelas Prof. Himsar.

Dari data yang dipaparkan, saat ini 54% dosen USU telah memiliki akun Scopus dan pernah menjadi first author, namun masih ada 22% dosen yang belum memiliki akun Scopus. EQUITY menjadi sarana akselerasi agar seluruh dosen dapat terdorong aktif dalam publikasi internasional bereputasi. Selain itu, bidang-bidang riset unggulan seperti ilmu lingkungan, pertanian, dan ilmu sosial menjadi fokus penguatan dalam implementasi program ini.

Acara ini juga dihadiri oleh para dewan guru besar USU dan para dosen penerima dana riset. Antusiasme peserta terlihat saat sesi tanya jawab, di mana berbagai pertanyaan diajukan terkait peluang kerja sama riset internasional, pemetaan topik riset unggulan, hingga strategi meningkatkan h-indeks dosen.

Dengan digelarnya Pre-Launching EQUITY, USU menegaskan komitmennya untuk menjadi universitas yang tidak hanya diakui secara nasional, tetapi juga bereputasi tinggi di kancah global. Program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem akademik yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.

 

Berita