home icon
search icon
menu icon

Wakil Rektor III Gelar Bimbingan Teknis SBM/BKK, Bahas Perhitungan Tarif Layanan Laboratorium

Dipublish Pada

13 Februari 2025

Dipublish Oleh

Sulisintia Harahap

Wakil Rektor III Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. Apt. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, M.Si., menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) SBM/BKK yang berlangsung di Ruang IMT-GT, Lantai 2, Gedung Rektorat USU. Dalam sambutannya, Prof. Poppy menekankan pentingnya akurasi dalam perhitungan tarif layanan laboratorium guna mencapai keuntungan dan kegunaan yang efektif.

Kapala Sub Bagian Sistem Informasi Data dan Statistik, Hasnul Arif Fikri, S.TI menjelaskan mengenai model perhitungan tarif layanan laboratorium USU yang terdiri dari Biaya Langsung (BL) dan Biaya Tidak Langsung (BTL). Biaya Langsung mencakup honorarium, utilitas, maintenance, penyusutan, serta bahan habis pakai (BHP), sedangkan Biaya Tidak Langsung meliputi biaya gedung, sistem informasi, pajak penghasilan, biaya manajerial, dan biaya lainnya. Besaran biaya tidak langsung ditetapkan sebesar sepertiga dari biaya langsung.

 

Terkait realisasi penerimaan dan rencana pengeluaran, disampaikan bahwa penerimaan dari laboratorium akan dikembalikan sebagian ke laboratorium dan sebagian tetap berada di universitas. Pembukuan dilakukan secara otomatis melalui Sistem ELLA, dan pencatatan anggaran masuk dalam RKA Non-PNBP Usaha Satuan Kerja Induk Laboratorium. Bu Ade Sri Rohani menambahkan, "Rincian bahan habis pakai harus dicantumkan lebih spesifik dalam format Excel agar memudahkan pengelolaan dan transparansi biaya." 

 

Dalam hal monitoring anggaran, kepala laboratorium bertanggung jawab atas pengelolaan dana sesuai dengan biaya langsung yang telah disetujui. Pergeseran penggunaan dana harus dikonsultasikan dengan Biro Sirenbang, dan audit anggaran dilakukan secara berkala oleh Biro Sirenbang dan BPI.

 

Terkait best practice usulan tarif, disampaikan bahwa usulan tarif yang tidak disertai kertas kerja tidak dapat diinput ke dalam sistem. Beberapa ketentuan dalam pengisian komponen biaya langsung juga dijelaskan, seperti sewa alat yang tidak membutuhkan biaya honorarium, peralatan non-mesin yang tidak memerlukan biaya utilitas, sewa peralatan yang tidak membutuhkan BHP, serta penggunaan peralatan atau mesin yang wajib mengisi biaya penyusutan. Perbedaan tarif eksternal dan internal dalam komponen biaya langsung juga masih dalam tahap pembahasan.

 

Dalam sesi diskusi, beberapa kepala laboratorium menyampaikan pertanyaan dan masukan terkait regulasi pemakaian laboratorium. Bu Ade Sri Rohani, Kepala Lab Farmakologi Farmasi, menyarankan agar rincian bahan habis pakai dicantumkan lebih spesifik dalam format Excel. Sementara itu, perwakilan dari Laboratorium Pertanian mempertanyakan regulasi penggunaan alat oleh mahasiswa S1, mengingat jumlah alat yang digunakan tidak dapat diprediksi secara pasti. Jawaban yang diberikan adalah bahwa penggunaan alat akan diestimasi oleh kepala laboratorium dan jika melebihi estimasi, maka akan dianggap sebagai paket bundling.

 

Kepala laboratorium juga diminta untuk memenuhi data dalam Sistem E-Layanan Lab (ELLA) dengan mencantumkan kode laboratorium, alamat, nomor telepon, email, dan waktu operasional. Contoh format kode laboratorium yang disampaikan dalam pertemuan adalah FT.BRB atau FT.BETON, di mana FT mengacu pada Fakultas Teknik dan BRB atau BETON merujuk pada Laboratorium Bahan dan Rekayasa Beton. Untuk meningkatkan pemahaman sistem ELLA, dijadwalkan sosialisasi pada 17 Februari 2025.

 

Dalam kesempatan ini, Pak Ismed, Kepala Lab Analisa Kimia dan Biokimia Pangan, mempertanyakan rincian honor laboran dan menyarankan penyamaan tarif internal dan eksternal. Jawaban yang diberikan menyebutkan bahwa komponen honorarium, BHP, dan maintenance akan dipisahkan dalam sistem ELLA, dan kepala laboratorium akan menerima dana setiap triwulan. Dengan adanya bimbingan teknis ini, diharapkan sistem perhitungan tarif layanan laboratorium USU semakin transparan dan efisien, serta dapat diterapkan secara optimal sesuai regulasi yang telah ditetapkan.

 

 

 

Berita