home icon
search icon
menu icon

Audiensi antara Wakil Rektor III dengan Dewan Perwakilan Mahasiswa USU, Bahas Peran Mahasiswa dalam Internasionalisasi Kampus

Dipublish Pada

07 Maret 2025

Dipublish Oleh

Sulisintia Harahap

Wakil Rektor III Universitas Sumatera Utara (USU) menerima audiensi Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) USU pada Kamis (06/03/2025) di Ruang Rapat Equity, Gedung Rektorat Lantai 3. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkenalkan jajaran baru DPM serta membahas peran mahasiswa dalam mendukung program Wakil Rektor III, khusunya bidang pengabdian kepada masyarakat.

 

 

 

Audiensi ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor III USU, Prof. Dr. Apt. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, S.Si., M.Si., Apt., dan dihadiri oleh Direktur Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global (DIKG), Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T., M.T., serta perwakilan DPM USU, termasuk Ketua Umum DPM USU, Yoel Kevin Sihombing, Ketua Komisi II DPM USU, Mubina, serta Muhammad Ridho Sinuraya dari DPM Fakultas Kedokteran USU.

 

 

Dalam pertemuan ini, Prof. Poppy menjelaskan bahwa peran Wakil Rektor III lebih berfokus pada pengelolaan program yang melibatkan dosen, baik dalam penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun kerja sama. Sementara itu, program yang berkaitan langsung dengan mahasiswa berada di bawah koordinasi Wakil Rektor I. “Meski begitu, kolaborasi antara mahasiswa dan program kerja Wakil Rektor III tetap bisa dijalin, terutama dalam bidang pengabdian,” ujarnya.

 

 

 

Sementara itu, Prof. Himsar menyoroti peran mahasiswa dalam mendukung pemeringkatan dan internasionalisasi kampus. “Mahasiswa memiliki kontribusi sekitar 5% dalam pemeringkatan dan internasionalisasi USU. Ini bisa diwujudkan melalui partisipasi dalam kegiatan akademik berskala internasional, kolaborasi dengan mahasiswa luar negeri, serta publikasi dan inovasi yang dihasilkan mahasiswa,” ungkapnya.

 

 

 

Dalam kesempatan ini, Prof. Himsar juga memaparkan capaian internasionalisasi USU sejauh ini, khususnya dalam mendatangkan mahasiswa asing untuk berkegiatan di USU (inbound) serta mengirim mahasiswa USU untuk berkegiatan di luar negeri (outbound). 

Selain itu, dibahas pula mengenai mahasiswa penerima beasiswa KNB (Kemitraan Negara Berkembang), yang saat ini berjumlah delapan orang dan berasal dari Bangladesh, Yaman, Palestina, Botswana, Pakistan, dan Tanzania. “Mahasiswa KNB ini sedang berusaha mempelajari bahasa Indonesia dan bahkan telah mempraktikkannya dalam kegiatan di SMP Negeri. DPM bisa untuk turut serta membantu mereka dalam beradaptasi dengan lingkungan akademik USU, termasuk menjadi teman belajar mereka dalam mengasah kemampuan bahasa Indonesia serta kerja sama dalam berbagai kegiatan lainnya,” jelasnya.

 

 

 

DPM USU juga menyampaikan keinginan mereka untuk memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung program universitas, baik di tingkat nasional maupun internasional. DPM juga diharapkan dapat berperan sebagai jembatan informasi bagi mahasiswa yang ingin berpartisipasi dalam program outbound, sehingga lebih banyak mahasiswa USU yang dapat mengikuti program internasional. Dalam diskusi ini, dibahas pula langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan mahasiswa untuk berkontribusi dalam program pengabdian kepada masyarakat.

 

 

 

Dengan adanya audiensi ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih baik antara mahasiswa dan pimpinan universitas dalam menjalankan program-program strategis yang mendukung pengembangan akademik melalui pengabdian kepada masyarakat dan reputasi internasional USU.

 

 

 

 

Berita