Dalam sambutannya, Prof. Himsar Ambarita menyambut hangat delegasi dari Willtec dan memperkenalkan diri serta rekan-rekannya dari USU. Beliau menyoroti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, yang bisa menjadi landasan kerja sama dengan Willtec. “Program ini sangat potensial untuk dilaksanakan dengan Willtec, namun perlu ada klasifikasi pengajar dan penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua pihak sebelum memulai program ini,” ujar Prof. Himsar.
Chikara Miyagi, President dan Chief Executive Officer Willtec Co., Ltd., menjelaskan tujuan kunjungan mereka ke USU, yaitu untuk mencari peluang bisnis di Indonesia dan melihat langsung keadaan kampus USU. “Willtec telah menjalin kerja sama dengan beberapa kampus di Indonesia seperti UNESA dan ITS. Kami berharap bisa menjalin kerja sama dengan USU karena kami sangat membutuhkan tenaga kerja dari Indonesia untuk bekerja di Jepang,” kata Chikara Miyagi.

Willtec memiliki 6.000 karyawan yang terbagi dalam tiga departemen: Manufacturing, Sipil, dan IT. Mereka berencana melaksanakan program pelatihan selama dua tahun, yang terdiri dari 1,5 tahun kursus bahasa Jepang dan 6 bulan pelatihan bidang masing-masing. “Pelatihan ini bertujuan untuk menjaring mahasiswa USU yang berminat untuk bekerja di Jepang. Kami akan menanggung seluruh biaya program ini, termasuk biaya keberangkatan dan pengurusan berkas-berkasnya,” jelas Chikara Miyagi.
Program pelatihan ini mencakup bidang Elektronik, IT, Arsitektur, dan Robot. Willtec juga akan menyelenggarakan rekrutmen bekerja sama dengan USU untuk mencari mahasiswa yang berminat dan menyediakan ruangan untuk proses rekrutmen. “Kelas bahasa Jepang merupakan bagian wajib dari pelatihan ini, dan mahasiswa harus mencapai level N2 untuk dapat bekerja di Jepang. Dari pengalaman kami, biasanya hanya 80% mahasiswa yang menyelesaikan kursus, dan 60% dari mereka yang berminat untuk bekerja di Jepang,” tambahnya.

Pertemuan ini ditutup oleh Prof. Himsar Ambarita pada pukul 15.00 WIB dengan kesepakatan untuk melanjutkan komunikasi dan persiapan lebih lanjut terkait program ini. “Kami sangat berharap program ini bisa segera terlaksana setelah tercapainya kesepakatan antara kedua pihak. Kerja sama ini sangat baik bagi kami dan juga bagi Willtec,” ujar Prof. Himsar.
(Penulis: Sulisintia Harahap)