Dalam sambutannya, Direktur Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global USU, Prof. Himsar Ambarita, S.T., M.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk mewujudkan salah satu Rencana Strategis (Renstra) USU, yaitu Internasionalisasi.
"Di periode kedua Renstra ini, kita ingin fokus pada Internasionalisasi. Kita ingin membawa apa yang kita miliki. Jadi, universitas meminta para dosen untuk melakukan lebih banyak kegiatan internasional dan juga mengadakan beberapa kegiatan agar mahasiswa memiliki kegiatan internasional," jelasnya.
Cut Fatimah Zuhra S.Si., M.Si., selaku Wakil Dekan I FMIPA, berharap kegiatan yang bertema "Beneficial of Fungi Innovation and Biodiversity" ini dapat menghasilkan banyak ide, konsep, dan terobosan baru untuk perkembangan bidang biologi di masa depan.
"Saya yakin International Summer Course 2023 yang diselenggarakan oleh FMIPA UGM ini akan menjadi sumber ide, konsep, dan terobosan baru bagi pengembangan ilmu biologi di masa depan," ujarnya.
Ia juga berharap agar mahasiswa FMIPA dapat menjalin relasi dengan para peserta dari perguruan tinggi luar negeri selama kegiatan berlangsung.
"Dampak yang kami harapkan bagi mahasiswa di FMIPA, ketika kegiatan ini terlaksana, seperti yang saya sebutkan tadi, akan ada jaringan mahasiswa dengan mahasiswa dari luar negeri. Tentu ini sangat bermanfaat, apalagi nanti bisa kita lanjutkan mungkin dengan kegiatan MBKM misalnya," ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung selama 5 hari (10-14 Juli) ini diikuti oleh peserta dari 26 negara, beberapa di antaranya adalah Pakistan, Burundi, dan Madagaskar.
Ketua Panitia, Liana Dwi Sri Hastuti, S.Si., M.Si., Ph.D., mengatakan beberapa mahasiswa Indonesia yang berada di Perancis juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
"Ada 46 orang, 26 orang dari berbagai negara, Pakistan, Burundi, Madagaskar, dan beberapa di antaranya adalah mahasiswa Indonesia di Perancis," ujarnya.
Miswar Budi Mulya M.Si., juga menyampaikan harapannya untuk terus melanjutkan kerja sama dengan universitas yang telah berpartisipasi dan mengajak negara-negara lain untuk berpartisipasi dalam kegiatan International Summer Course di masa mendatang.
"Harapan kami, khususnya dari Fakultas MIPA, kami akan menindaklanjuti kerja sama universitas yang tergabung dalam kegiatan summer course ini. Nah, dengan adanya kerja sama ini, kami ingin agar bisa berkelanjutan," ujarnya.