home icon
search icon
menu icon

Joint Conference 2025, USU Hadirkan Yoshihiko Oishi dari Muroran Institute of Technology Bahas Riset Energi Terbarukan

Dipublish Pada

12 September 2025

Dipublish Oleh

Sulisintia Harahap

Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan Joint Conference 2025 pada Kamis (11/09/2025) di Ruang Senat Akademik, Gedung Rektorat USU Lantai 3. Kegiatan ini menghadirkan narasumber, Assosiate Professor Yoshihiko Oishi dari Muroran Institute of Technology (MuIT), Jepang.

 

Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global USU, Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T., M.T. dan dihadiri oleh 120 lebih mahasiswa. Joint Conference 2025 ini bertujuan untuk memberi wawasan kepada mahasiswa tentang suatu bidang dengan menghadirkan seorang yang ahli dalam bidang tersebut. 

 

 

Oishi memaparkan materi terkait potensi kerja sama riset energi terbarukan, efisiensi mesin, hingga teknologi ramah lingkungan. Ia menyoroti antara Indonesia dan Jepang memiliki peluang bersama dalam mengembangkan teknologi energi terbarukan yang ramah lingkungan. 

 

 

Konferensi ini juga menyoroti riset terapan dengan dampak industri, seperti teknologi air lubrication system untuk mengurangi hambatan air pada kapal laut yang berkontribusi pada efisiensi energi dan pengurangan emisi. Selain itu, pemetaan kolaborasi riset multipihak yang melibatkan BRIN, Universitas Riau, hingga Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS).

 

 

Acara berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber, membahas isu-isu seputar strategi pendanaan riset internasional, publikasi bereputasi, serta potensi pemanfaatan hasil riset untuk mendukung agenda keberlanjutan (sustainability goals).

 

 

Melalui Joint Conference ini, USU juga memberikan kesempatan kepada Oishi bertemu Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerja Sama USU, Prof. Dr. Apt. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, M.Si. Pertemuan yang dilakukan di Ruang Rapat Equity ini, dimanfaatkan untuk membahas kemungkinan kerja sama yang bisa dilakukan USU dan MuIT. 

 

 

Oishi menyampaikan adanya peluang pendanaan riset bersama melalui skema Japan Society for the Promotion of Science (JSPS) dan Japan Science and Technologu Agency (JST). Pendanaan riset ini juga memiliki program fellowship dan exchange yang dapat dimanfaatkan dosen dan mahasiswa USU untuk melakukan riset bersama di Jepang.

 

 

“Peluang ini bisa kita manfaatkan untuk terlibat dalam riset frontier, mulai dari energi bersih, bioteknologi, hingga teknologi kelautan. Kami ingin menciptakan jembatan penelitian yang lebih erat antara Jepang dan Indonesia,” ungkap Yoshihiko Oishi.

 

 

Selain peluang pendanaan, sesi presentasi juga menampilkan hasil kolaborasi riset antara USU dan MuIT periode 2023–2025. Penelitian bersama yang melibatkan Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, M.T. (USU) dan tim MuIT menghasilkan publikasi di jurnal bereputasi internasional, antara lain Journal of the Energy Institute (Q1, IF 5.6) dan Energy Sources, Part A: Recovery, Utilization, and Environmental Effects (Q2, IF 2.1). Topik yang dikaji meliputi pemanfaatan biodiesel-biogas, energi bersih, hingga sustainable aviation fuel berbasis minyak sawit.

 

 

 

Melalui penyelenggaraan Joint Conference 2025 ini, Kolaborasi dengan MuIT diharapkan mampu melahirkan inovasi yang berdampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia dan Jepang.

 

 

 

 

Berita