home icon
search icon
menu icon

Kuliah Umum USU dan Prakerja: Bongkar Peluang dan Tantangan Kaum Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Dipublish Pada

04 Maret 2024

Dipublish Oleh

Salwa Salsabila

Universitas Sumatera Utara (USU) berkolaborasi dengan Prakerja adakan kuliah umum untuk para mahasiswa USU bertajuk “Peluang dan Tantangan Kaum Muda Menuju Indonesia Emas 2045”. Acara ini diselenggarakan di Auditorium USU pada Jum’at (01/03/2024).

Universitas Sumatera Utara (USU) berkolaborasi dengan Prakerja adakan kuliah umum untuk para mahasiswa USU bertajuk “Peluang dan Tantangan Kaum Muda Menuju Indonesia Emas 2045”. Acara ini diselenggarakan di Auditorium USU pada Jum’at (01/03/2024).

Kuliah umum tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si, yang memberikan kata sambutan. Turut hadir pula Wakil Rektor III USU, Prof. Dr. Apt. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, M.Si, dan Kepala BPRI USU, Buchari, S.T., M.Kes. Pemateri utama adalah Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Moeldoko, S.IP., M.Si, dengan Prof. Dr. Ningrum Natasya, SH., M.Li sebagai moderator.

“Dalam menghadapi tantangan global dan lokal, penting bagi generasi muda untuk mempersiapkan diri dalam hal peningkatan kualitas SDM, adaptasi terhadap teknologi, dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ungkap Prof. Muryanto dalam kata sambutannya.

Dalam kuliah umum ini, Jenderal Moeldoko menyampaikan isi materi yang sangat bermakna. Ia membahas visi Indonesia Emas 2045 serta lima arahan presiden dalam RPJMN 2020-2024, antara lain pembangunan SDM, infrastruktur, regulasi, birokrasi, dan transformasi ekonomi ke arah digitalisasi. Beliau juga menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi dalam menjadi penghubung dan pendukung kebijakan pemerintah.

Indonesia Emas 2045 bukanlah sekadar impian, tapi sebuah komitmen untuk mewujudkan bangsa yang maju dan berdaya saing. Perguruan tinggi perlu menjadi bagian yang aktif dalam menghubungkan dan mencocokkan diri dengan kebutuhan pemerintah dalam pembangunan nasional,” kata Moeldoko.

Transformasi ekonomi menuju green economy juga menjadi fokus utama, dengan penekanan pada upaya mengurangi emisi. Contohnya, melalui pengembangan energi terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga surya dan mobil listrik.

Acara dilanjutkan dengan sesi pemberian plakat dan cendera mata dari USU dan Prakerja, sebagai apresiasi atas kontribusi dan dukungan mereka dalam penyelenggaraan kuliah umum ini. Sesi foto bersama dengan pemateri dan peserta juga menjadi momen berharga.

Tak lupa, ada sesi tanya jawab yang sangat interaktif, memungkinkan peserta, terutama mahasiswa, untuk bertanya langsung kepada pemateri agar mendapatkan wawasan lebih dalam.

Bagi peserta yang beruntung, Prakerja memberikan voucher Coursera sebagai bentuk apresiasi tambahan. Ini merupakan peluang bagi para mahasiswa untuk meningkatkan dan membangun skill yang dimiliki sehingga dapat menghadapi tantangan global di era digital saat ini.

Berita