Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan Badan POM dapat memperoleh talenta terbaik, khususnya dari alumni USU, dari berbagai bidang ilmu dalam penerimaan CPNS yang akan datang. USU dipilih sebagai salah satu dari 10 perguruan tinggi yang dikunjungi Badan POM dalam rangka rekrutmen CASN 2024, mengingat USU adalah salah satu dari 5 perguruan tinggi dengan alumni terbanyak yang bekerja di Badan POM, selain Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Hasanuddin (UNHAS).
Walaupun diselenggarakan di USU, kegiatan ini terbuka untuk umum dan dihadiri oleh 450 peserta yang merupakan alumni dari berbagai perguruan tinggi hingga luar Sumatera Utara, dengan latar belakang pendidikan yang beragam.
Acara diawali dengan sambutan dari Wakil Rektor III USU, Prof. Dr. Poppy Anjelisa Z Hasibuan, M.Si, Apt. Dalam sambutannya, Prof. Poppy menyampaikan bahwa USU sebagai pencetak sumber daya manusia terbaik penerus bangsa diharapkan dapat bergabung menjadi keluarga besar Badan POM, untuk bersama-sama memajukan Indonesia. Beliau juga mengingatkan agar kesempatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh alumni USU.
“Keberadaan Badan POM di USU dan pelaksanaan kegiatan ini menandakan bahwa mahasiswa USU dipertimbangkan untuk bekerja di BPOM,” ujar Prof. Poppy.

Ini adalah bukti nyata bahwa kualitas lulusan USU diakui dan diharapkan dapat berkontribusi dalam pengawasan obat dan makanan di Indonesia.
Selanjutnya, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Badan POM, Irwansyah, menyampaikan paparan terkait profil Badan POM dan rekrutmen 2024. Beliau menjelaskan tentang struktur organisasi, cakupan wilayah pengawasan, profil pegawai, tantangan yang dihadapi BPOM sebagai instansi pemerintah, serta tren kesalahan yang sering dilakukan oleh calon pegawai pada saat proses rekrutmen CASN di Badan POM.
Pada tahun 2024 ini, Badan POM akan menerima sebanyak 781 formasi CPNS dengan berbagai jabatan antara lain Pengawas Farmasi dan Makanan, Perencana, Analis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Analis SDM Aparatur, Arsiparis, dan lain sebagainya.
Kegiatan “MARKOMBUR BPOM” ini diharapkan dapat membantu calon pelamar dalam mempersiapkan diri dengan lebih baik, serta memberikan gambaran yang jelas mengenai proses dan persyaratan rekrutmen di Badan POM. Dengan demikian, Badan POM dapat merekrut talenta-talenta terbaik yang siap berkontribusi dalam mengawal keamanan obat dan makanan di Indonesia.
(Penulis: Salwa Salsabila)