home icon
search icon
menu icon

Sumatranomics Goes to Campus di Universitas Sumatera Utara Bahas Peran Ekonomi Digital dalam Memperkuat Keberlanjutan Ekonomi Sumatera

Dipublish Pada

16 Agustus 2024

Dipublish Oleh

Salwa Salsabila

Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi tuan rumah acara bergengsi, Sumatranomics Goes to Campus, yang digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Medan Digifest 2024 pada kamis (15/08/2024). Acara yang bertempat di Digital Learning Center Building (DLCB) Lantai 8 USU ini mengangkat tema "The Role of Digital Economy in Strengthening Sumatra's Economic Sustainability" dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait.

Talkshow ini dimoderatori oleh Drs. Coki Ahmad Syahwier, S.E., M.P., Wakil Ketua ISEI Cabang Medan sekaligus dosen senior di Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU. Acara ini menghadirkan dua narasumber terkemuka: Dr. Fithra Faisal Hastiadi, S.E., M.SE., M.A., seorang ekonom senior, dan Darius Tirtosuharto, Ph.D., Deputi Direktur Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara.

 

 

Dalam paparannya, Dr. Fithra Faisal Hastiadi menekankan pentingnya digitalisasi sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi di Sumatera. "Ekonomi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk Sumatera agar dapat bersaing dan berkelanjutan di era global ini. Inovasi teknologi akan menjadi kunci dalam mengatasi berbagai tantangan ekonomi, terutama kesenjangan antarwilayah," ujar Dr. Fithra Faisal.

 

 

Dr. Fithra juga menjelaskan konsep "Globotics" (Globalization and Robotics), yang menggabungkan globalisasi dengan perkembangan teknologi robotik. Ia menyoroti bagaimana kemajuan teknologi, seperti otomatisasi dan kecerdasan buatan, dapat diintegrasikan dengan proses globalisasi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas ekonomi. "Sumatera harus siap menghadapi era 'Globotics' ini dengan memperkuat infrastruktur digital dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal," tambahnya.

 

 

Sementara itu, Darius Tirtosuharto menyoroti peran Bank Indonesia dalam mendukung inklusi keuangan melalui digitalisasi. "Bank Indonesia terus mendorong penggunaan teknologi digital untuk memperluas akses keuangan di seluruh lapisan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau. Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa semua pihak dapat berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi," ungkap Darius Tirtosuharto.

 

 

Darius juga memaparkan data mengenai pertumbuhan ekonomi Sumatera yang menunjukkan tren positif, terutama setelah adanya dorongan untuk digitalisasi di berbagai sektor. "Kita telah melihat peningkatan signifikan dalam transaksi digital di Sumatera, yang merupakan indikator positif bagi ekonomi regional. Namun, tantangan ke depan adalah memastikan bahwa manfaat dari ekonomi digital ini dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat," jelasnya.

 

 

Acara ini tidak hanya menjadi wadah diskusi bagi para akademisi dan praktisi ekonomi, tetapi juga diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi mahasiswa dan para pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pengembangan ekonomi digital di Sumatera. Dengan kehadiran lebih dari 200 peserta, Sumatranomics Goes to Campus ini menjadi salah satu acara utama dalam upaya memperkuat keberlanjutan ekonomi Sumatera melalui inovasi digital.

 

 

Berita