USU Bahas Kolaborasi Pengajaran Bahasa Mandarin bersama Chung Yuan Christian University
Dipublish Pada
17 April 2025
Dipublish Oleh
Sulisintia Harahap
Universitas Sumatera Utara (USU) menerima kunjungan audiensi dari Chung Yuan Christian University (CYCU), Taiwan, dalam upaya menjajaki kolaborasi pendidikan melalui Taiwan Ministry of Education Mandarin Chinese Teacher Dispatch Program. Pertemuan ini berlangsung pada Kamis (17/04/2025) di Ruang Rapat Equity, Gedung Rektorat USU, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan USU serta delegasi dari CYCU.
Audiensi dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerja Sama USU, Prof. Dr. Apt. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, M.Si, dan turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Ir. Fahmi, S.T., M.Sc., IPM, Direktur Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global, Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T., M.T, dan Kepala Kantor Urusan Internasional USU, Prof. Dr. Rudy Sofyan, S.S., M.Hum.
Delegasi dari Chung Yuan Christian University dipimpin oleh Prof. Ou Te-Fen, Ph.D., selaku Direktur Mandarin Learning Center, dan didampingi oleh Ms. Wu, Shih-Min, Project Manager dari unit yang sama. Dalam kesempatan tersebut, kedua institusi membahas potensi kerja sama pengiriman pengajar bahasa Mandarin ke USU serta prosedur yang harus ditempuh untuk menyukseskan program tersebut.
Program Mandarin Chinese Teacher Dispatch merupakan inisiatif dari Kementerian Pendidikan Taiwan yang memungkinkan pengajar dari universitas di Taiwan mengajar bahasa Mandarin di universitas mitra luar negeri, termasuk Indonesia. USU menjadi salah satu universitas yang tengah dipertimbangkan sebagai mitra dalam program ini.
Pertemuan juga menyoroti peran strategis Kantor Urusan Internasional (KUI) USU dalam memfasilitasi kedatangan dosen asing ke USU, serta mengatur keberangkatan dosen-dosen USU yang akan mengikuti pelatihan, magang kerja, atau program pengajaran di luar negeri, khususnya ke Taiwan.
Prof. Poppy menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat berjalan baik dan memberikan manfaat yang konkret. “Kami menyambut baik program dari Chung Yuan Christian University ini. Kehadiran pengajar Mandarin di USU tentu akan memperkaya pilihan pembelajaran bahasa dan budaya, sekaligus membuka jalan lebih luas untuk pertukaran akademik dan kolaborasi ke depan,” ujarnya.
Kedua institusi akan melanjutkan koordinasi administratif untuk mempersiapkan dokumentasi, klausul, dan prosedur teknis yang dibutuhkan dalam pelaksanaan program. USU berharap kolaborasi ini dapat segera terealisasi dan menjadi bagian dari upaya internasionalisasi kampus yang berkelanjutan.