Rudhian Calissma selaku Research Associate ERIA memberikan penjelasan mengenai maksud kedatangan mereka ke USU serta alasan memilih USU sebagai mitra kerja sama. “Kami melihat potensi besar dalam sumber daya manusia dan fasilitas riset yang dimiliki USU, dan kami yakin bahwa kerja sama dengan USU akan membawa manfaat besar bagi kedua belah pihak.”
Selain itu, USU juga berencana untuk mengumpulkan dosen-dosen yang berminat dalam melakukan penelitian atau memiliki kaitan dengan topik penelitian yang menjadi fokus ERIA.
“Saya meneliti minyak makan merah yang saat ini sedang disosialisasikan pemerintah untuk dipakai oleh masyarakat. Minyak makan merah ini diteliti untuk menemukan kualitas yang lebih baik daripada minyak makan biasa. Mungkin nantinya dosen-dosen kami dapat berkolaborasi dengan ERIA,” terang Elisa Julianti, Wakil Dekan III Fakultas Pertanian.

Dalam pertemuan tersebut, ERIA dan USU menyepakati untuk melakukan kolaborasi melalui berbagai program, salah satunya adalah program magang bagi mahasiswa USU di ERIA. Dr. Arida Susilowati S.Hut., M.Si, Manager Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global, USU, menyampaikan, “Kami sangat antusias dengan peluang magang ini sebagai langkah awal untuk memperluas wawasan dan pengalaman mahasiswa dalam lingkup internasional.”
Tidak hanya itu, pihak USU juga menyampaikan harapan agar ERIA dapat berkontribusi dalam program Summer Course yang akan datang, baik secara daring maupun tatap muka.
USU dan ERIA sepakat untuk menjajaki lebih banyak peluang kerja sama demi memperkuat mendukung perkembangan riset dan pendidikan di kedua institusi. “Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi tonggak baru dalam memajukan penelitian dan pendidikan di wilayah ASEAN dan Asia Timur,” ujar Dr. Anbumozhi, Energy Economist ERIA.
(Penulis: Sulisintia Harahap)