home icon
search icon
menu icon

USU dan Kementerian Ketenagakerjaan RI Jajaki Sinergi Pengembangan SDM

Dipublish Pada

13 Desember 2024

Dipublish Oleh

Sulisintia Harahap

Universitas Sumatera Utara (USU) menerima kunjungan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI) untuk membahas peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan sinergi antara perguruan tinggi dengan Balai Latihan Kerja (BLK). Audiensi yang berlangsung pada Kamis (12/12/2024) di Ruang Equity, Gedung Rektorat USU, dipimpin oleh Dr. Arida Susilowati, S.Hut., M.Si., Manajer Kemitraan Global USU.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Drs. Gustanto, M.Hum., Wakil Dekan Fakultas Vokasi USU, serta staf dari Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global. Dari pihak Kemenaker RI, hadir Harsya dan Dody mewakili Biro Kerja Sama Kementerian Ketenagakerjaan.

Dalam diskusi, Kemenaker RI menyampaikan arahan Menteri Ketenagakerjaan untuk memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam rangka meningkatkan sinergi antara SDM lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan BLK. Salah satu rencana utama Kemenaker adalah membentuk Forum Komunikasi Ketenagakerjaan yang melibatkan perguruan tinggi, pengusaha, dan pihak Kemenaker. Forum ini akan diadakan tahun depan dengan diskusi panel yang bertujuan untuk menyelaraskan kebutuhan pasar tenaga kerja dengan kurikulum perguruan tinggi.

Kemenaker RI juga menawarkan berbagai peluang kerja sama kepada USU, termasuk fasilitasi sertifikasi kejuruan melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk mahasiswa vokasi. Selain itu, Kemenaker mengusulkan kolaborasi pada platform pelatihan berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa USU sesuai kebutuhan industri.

Dalam audiensi ini, Drs. Gustanto menjelaskan bahwa Fakultas Vokasi USU telah menjalin kerja sama dengan BLK Medan dan mengungkapkan harapannya agar kerja sama dengan Kemenaker dapat segera ditindaklanjuti melalui Memorandum of Understanding (MoU). “Kami sangat berharap agar MoU ini dapat segera direalisasikan sehingga mahasiswa USU mendapatkan akses lebih luas pada sertifikasi dan program pelatihan dari Kemenaker,” ujarnya.

Sementara itu, Kemenaker RI juga memperkenalkan program Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) yang dirancang untuk bekerja sama langsung dengan perusahaan guna menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai. Mereka menyebut Universitas Brawijaya sebagai mitra yang telah terlibat dalam program serupa, dan berharap USU dapat menjadi mitra strategis berikutnya.

Sebagai tindak lanjut, Kemenaker RI meminta USU untuk menunjuk narahubung yang akan menjadi penghubung utama dalam kerja sama ini. Rencana ini diharapkan dapat segera direalisasikan agar sinergi antara dunia pendidikan dan ketenagakerjaan dapat memberikan dampak nyata bagi mahasiswa dan lulusan USU.

 

 

 

Berita