USU dan Konsulat Jenderal India Gelar Visiting Lecture Bertema Women Leadership and Resilience
Dipublish Pada
21 November 2025
Dipublish Oleh
Sulisintia Harahap
Universitas Sumatera Utara (USU) bekerja sama dengan Konsulat Jenderal India di Medan menyelenggarakan Visiting Lecture Series bertema “Women Leadership and Resilience” pada Kamis (20/11/2025), bertempat di Ruang Video Conference Lantai 4, Gedung Digital Learning Center USU. Kegiatan ini merupakan program akademik bersama Departemen Magister Administrasi Publik FISIP USU dan Pemerintah India melalui Konjen India di Medan.
Acara yang dimulai pukul 10.30 WIB ini dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta tamu undangan dari berbagai fakultas. Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan resmi oleh Sekretaris Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global (DIKG) USU, Arif Nuryawan, S.Hut., M.Si., Ph.D.
Dalam sambutannya, Arif menegaskan bahwa tema kepemimpinan perempuan sangat relevan dalam pengembangan karakter dan kapasitas mahasiswa USU. Ia juga mengapresiasi dukungan Konsulat Jenderal India dalam membuka ruang dialog lintas negara mengenai isu-isu pemberdayaan perempuan.
“Perempuan hari ini memegang peran besar dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pemerintahan, hingga industri kreatif. Melalui kegiatan ini, kita ingin memberikan ruang pembelajaran yang memperkuat kepercayaan diri perempuan muda USU untuk memimpin dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Arif.
Setelah sambutan, Konjen India di Medan Mr. Ravi Shanker Goel menyampaikan Inaugural Address yang menyoroti hubungan strategis Indonesia–India dalam pendidikan dan penguatan kapasitas perempuan. “Kerja sama ini menjadi wadah pertukaran gagasan antara kedua bangsa. Kepemimpinan perempuan adalah fondasi bagi masyarakat yang lebih inklusif dan resilient,” ungkapnya.
Ketua penyelenggara, Asima Yanty Siahaan, M.A., Ph.D., kemudian memberikan pengantar sebelum sesi materi dimulai.
Pembicara pertama, Dwi Endah Purwanti, S.S., M.Si., selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumatera Utara, memaparkan tantangan dan peluang pemberdayaan perempuan di Sumatera Utara, termasuk pentingnya kebijakan yang responsif gender.
Sesi dilanjutkan dengan paparan dari pembicara internasional, Dr. Priyadarshini Karve, pakar energi terbarukan dan ketahanan iklim dari India yang juga CEO CLEAN dan pendiri Samuchit Enviro Tech. Ia mengangkat perspektif global mengenai peran perempuan dalam inovasi lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
“Ketahanan perempuan bukan semata kemampuan untuk bertahan, tetapi kemampuan menciptakan solusi yang berkelanjutan bagi komunitasnya. Banyak perubahan besar di India justru digerakkan oleh perempuan di tingkat akar rumput,” tegas Dr. Karve yang disambut antusias oleh peserta.
Diskusi berjalan interaktif, terutama pada sesi tanya jawab yang dimoderatori oleh Dr. Marhaeni Munthe, M.Si., di mana peserta menyoroti isu kepemimpinan perempuan, hambatan struktural, serta peluang kolaborasi riset lintas negara.