USU dan Universite de Poitiers Bahas Peluang Kolaborasi Internasional
Dipublish Pada
13 November 2024
Dipublish Oleh
Sulisintia Harahap
Universitas Sumatera Utara (USU) menerima kunjungan Prof. Marlené Belly, International Relation for Indonesia dari Universite de Poitiers, Prancis dalam audiensi yang berlangsung pada Selasa (12/11/2024) di Ruang Rapat Equity, Gedung Rektorat USU. Kunjungan ini disambut langsung oleh Arif Nuryawan, S.Hut., M.Si., Ph.D., Sekretaris Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global USU. Turut dihadiri oleh Prof. Dr. Dra. T. Thyrhaya Zein, M.A., Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU, beserta Prof. Drs. Mauly Purba, M.A., Ph.D., Wakil Dekan I FIB, dan Lui Ribka Hutahayan, Staf Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global.
Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak membahas peluang kerja sama akademik antara USU dan Universite de Poitiers. Prof. Marlené Belly menyampaikan ketertarikan Universite de Poitiers untuk menjalin kerja sama dalam berbagai bidang, termasuk program student and staff mobility, joint research, serta kolaborasi di bawah program Erasmus+. “Kami melihat potensi yang besar dalam kolaborasi dengan USU, terutama dalam pertukaran mahasiswa dan staf yang dapat memperkaya pengalaman akademik kedua institusi,” ujar Prof. Marlené.
Program student and staff mobility akan memungkinkan mahasiswa dan staf dari kedua universitas untuk saling bertukar pengalaman akademik. Mahasiswa USU akan memiliki kesempatan untuk mengikuti perkuliahan dan program akademik di Universite de Poitiers, sementara mahasiswa dari Universite de Poitiers dapat melakukan hal yang sama di USU. Program ini juga mencakup mobility staff, di mana dosen dan tenaga kependidikan dapat mengunjungi universitas mitra untuk berbagi pengetahuan, praktik, dan pengembangan akademik profesional.
Kerja sama joint research akan melibatkan proyek penelitian bersama antara peneliti dan akademisi dari USU dan Universite de Poitiers. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan jumlah publikasi ilmiah, memperluas jaringan penelitian internasional, serta mendukung pengembangan ilmu pengetahuan yang relevan di kedua negara.
Erasmus+ memungkinkan kedua universitas mengakses pendanaan dalam kerangka program Erasmus+, yang mendukung pendidikan, pelatihan, pemuda, dan olahraga di Eropa. Perjanjian ini membuka peluang pendanaan untuk program mobilitas mahasiswa dan staf, serta proyek kolaboratif lainnya. Dengan adanya perjanjian ini, mahasiswa dan staf USU dapat memperoleh pengalaman internasional yang didanai penuh, sementara dosen dan tenaga kependidikan dapat mengikuti pelatihan dan pengembangan profesional di Universite de Poitiers.
Arif Nuryawan menyambut baik tawaran tersebut dan menekankan bahwa USU berkomitmen untuk memperkuat jaringan internasionalnya guna meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian. “Kolaborasi ini sangat sejalan dengan visi internasionalisasi USU, yang bertujuan untuk memperluas kesempatan bagi mahasiswa dan staf dalam memperoleh pengalaman global akademik mereka,” ungkap Arif Nuryawan.