Acara ini turut dihadiri oleh beberapa tokoh penting, termasuk mantan Wakil Duta Besar RI untuk Belanda, Freddy Panggabean, Direktur AGS Windi Aryanto, Direktur JGEC Ugahary Riffung, Wakil Rektor III USU Prof. Dr. Apt. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, M.Si., Direktur Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, ST., MT., serta Direktur Direktorat Prestasi Mahasiswa dan Hubungan Kealumnian Rahma Yurliani, S.Psi., M.Psi.
Freddy Panggabean selaku mantan Wakil Duta Besar RI untuk Belanda sekaligus alumnus USU memperkenalkan USU dengan JGEC dan AGS. Melalui pertemuan ini, dibahas terkait Specified Skilled Worker (izin tinggal bagi warga negara asing di Jepang). JGEC dan AGS menawarkan program pelatihan yang meliputi pembelajaran bahasa Jepang serta keterampilan khusus sesuai minat peserta. Program ini akan berlangsung di USU selama sekitar 4,5 bulan dengan biaya sebesar Rp 12.500.000.

“Kerja sama ini penting bagi kami dan kami berharap dapat membuka peluang bagi alumni dan mahasiswa akhir USU untuk berkarir di Jepang, serta meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja internasional,” ujar Dr. Edy Ikhsan.

Windi Aryanto, Direktur AGS juga menyatakan dukungannya dalam memberikan kesempatan alumni USU berkarir di Jepang. “Kami siap mendukung para alumni dan mahasiswa USU untuk meraih kesempatan karir di Jepang melalui pelatihan yang kami tawarkan. Kami juga akan memberikan informasi dan rekomendasi lowongan pekerjaan yang relevan setelah mereka menyelesaikan program ini.”

Program ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan memperluas kesempatan karir internasional bagi para lulusan USU. Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita juga menyampaikan harapannya, “Semoga kerja sama ini menjadi jembatan bagi mahasiswa dan alumni USU untuk meraih kesuksesan di kancah global, khususnya di Jepang.”