USU Ambil Peran dalam Konferensi Internasional di Pakistan
USU Dorong Kepemimpinan Lokal Berbasis Ketahanan Bencana melalui International Summer Course
Majoris Asset Management Salurkan Dukungan Kemanusiaan melalui USU Peduli
15 April 2026
Sulisintia Harahap
Medan, 14 April 2026 — Universitas Sumatera Utara (USU) melalui Direktorat Kerja Sama dan Internasionalisasi (DIKG) menerima audiensi dari Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia dalam rangka menjajaki peluang kolaborasi strategis di bidang pengembangan green skills dan kewirausahaan berkelanjutan.
Pertemuan yang dilaksanakan secara hybrid ini berlangsung di Ruang Rapat Equity, Gedung Rektorat USU Lantai 3, serta diikuti secara daring oleh peserta lainnya. Audiensi dihadiri oleh Direktur DIKG USU, Prof. Dr. dr. Dewi Masyithah Darlan, DAP&E., MPH., Sp.Park, bersama Manager Kerja Sama, Amalia Meutia, M.Psi., Psikolog. Sementara itu, perwakilan CCEP Indonesia yang hadir yakni Yayan Sopian selaku Regional Public Affairs Manager dan Agnes sebagai Sustainability Manager.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berdikusi mengenai potensi kerja sama yang berfokus pada pengembangan kapasitas mahasiswa melalui integrasi green skills, penguatan peran perguruan tinggi dalam mendukung ekonomi sirkular, serta pemberdayaan masyarakat sekitar kampus.
Materi yang disampaikan oleh CCEP Indonesia menekankan pentingnya pengembangan talenta hijau (green talent) yang saat ini mengalami kesenjangan antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga kerja. Universitas dinilai memiliki peran strategis dalam menjembatani kesenjangan tersebut melalui integrasi pembelajaran dan pengalaman praktis bagi mahasiswa.
Selain itu, CCEP Indonesia juga memaparkan komitmennya terhadap keberlanjutan melalui inisiatif "This is Forward", yang mencakup dekarbonisasi bisnis, pengelolaan air dan lingkungan, optimalisasi sirkularitas kemasan, serta pemberdayaan komunitas lokal.
Adapun bentuk kolaborasi yang ditawarkan mencakup program studium generale bertema keberlanjutan, KKN tematik berbasis pendampingan UMKM dan pengelolaan sampah, integrasi modul "Skills for Impact" dalam kurikulum MBKM, serta program penguatan UMKM berbasis komunitas. Program-program tersebut dirancang terintegrasi dengan kalender akademik dan memberikan pengalaman nyata serta sertifikasi bagi mahasiswa.

Direktur DIKG USU, Prof. Dr. dr. Dewi Masyithah Darlan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa USU menyambut baik inisiatif kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan.
“USU berkomitmen untuk terus memperkuat relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri dan tantangan global. Kolaborasi dengan CCEP Indonesia menjadi peluang penting untuk mengintegrasikan green skills ke dalam proses pembelajaran, sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam isu keberlanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Yayan Sopian selaku Regional Public Affairs Manager CCEP Indonesia menegaskan bahwa kemitraan dengan perguruan tinggi merupakan bagian penting dari strategi perusahaan dalam menciptakan dampak berkelanjutan.
“Kami melihat universitas sebagai mitra strategis dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi masa depan. Melalui program seperti Skills for Impact, kami ingin memberikan akses pembelajaran, pengalaman praktis, serta membuka peluang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pengembangan ekonomi sirkular dan pemberdayaan UMKM,” ungkapnya.
.jpeg)
Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat untuk memulai kerja sama melalui penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) yang akan dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada tingkat fakultas dan program studi. Pertemuan lanjutan juga akan dijadwalkan guna mematangkan konsep program, termasuk penyusunan learning objectives yang selaras dengan kebutuhan akademik dan industri.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga menciptakan dampak berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan, sejalan dengan komitmen USU dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.