home icon
search icon
menu icon

USU Jalin Kerja Sama dengan Aliyah Rizq Holdings untuk Dorong Agroindustri Berkelanjutan

Dipublish Pada

06 Agustus 2025

Dipublish Oleh

Sulisintia Harahap

Universitas Sumatera Utara (USU) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Aliyah Rizq Holdings Pte. Ltd., sebuah perusahaan berbasis di Singapura, pada Selasa (5/8/2025) di Aula Soeratman, Fakultas Pertanian USU. Penandatanganan ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Summer Course 2025 Fakultas Pertanian USU yang mengusung tema “Towards Resilience and Sustainable Tropical Livestock Systems With Precision Technologies and Global Connectivity”.

 

 

Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan USU, termasuk Direktur Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global (DIKG) USU, Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T., M.T., dan Manajer Kemitraan Global USU, Prof. Dr. Arida Susilowati, S.Hut., M.Si. Dari pihak mitra, hadir langsung Chief Executive Officer Aliyah Rizq Holdings, Dato’ Seri Mohamad Nor Ashraf Bin Abu Bakar, beserta sejumlah perwakilan dari Malaysia dan Indonesia.

 

 

Dalam sambutannya, Prof. Himsar Ambarita menyampaikan apresiasi atas komitmen yang diberikan oleh Aliyah Rizq Holdings dalam membangun sinergi lintas sektor dengan perguruan tinggi. “Penandatanganan MoU ini adalah langkah strategis yang kami sambut dengan penuh antusias. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya berhenti pada dokumen seremonial, tetapi benar-benar menjadi kerangka kerja aktif yang berkelanjutan, dengan kegiatan nyata yang memberi manfaat langsung bagi institusi dan masyarakat,” ujarnya.

 

 

MoU ini memuat sejumlah ruang lingkup kerja sama, antara lain pendidikan bilateral untuk meningkatkan keterampilan sumber daya manusia, riset dan inovasi di bidang pertanian dan teknologi, pengembangan ekonomi melalui investasi bersama, serta kerja sama jangka panjang dalam peningkatan kapasitas industri. Kedua pihak juga berkomitmen untuk menindaklanjuti kesepakatan ini melalui penyusunan Memorandum of Agreement (MoA) yang akan merinci mekanisme kerja sama, hak dan kewajiban, serta rencana pelaksanaan program.

 

 

CEO Aliyah Rizq Holdings, Dato’ Seri Mohamad Nor Ashraf, menegaskan bahwa pihaknya melihat potensi besar dalam kemitraan ini, terutama di sektor agroindustri dan teknologi pertanian presisi. “Kami percaya kolaborasi dengan USU akan membuka peluang riset dan inovasi yang tidak hanya menguntungkan kedua belah pihak, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

 

 

Penandatanganan MoU ini menjadi bagian dari upaya USU untuk memperluas jejaring internasional dan mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi secara lebih optimal. Melalui kerja sama ini, diharapkan akan lahir berbagai program bersama, mulai dari pelatihan sumber daya manusia, penelitian bersama, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

 

 

Acara penandatanganan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh delegasi. Kedua pihak sepakat untuk segera memulai penyusunan rencana kerja teknis agar hasil kerja sama dapat segera terlaksana.

 

Dengan terjalinnya kemitraan ini, USU dan Aliyah Rizq Holdings optimistis dapat menciptakan terobosan baru dalam pengembangan pendidikan, riset, dan sektor industri yang berorientasi pada keberlanjutan.

 

 

 

Berita