home icon
search icon
menu icon

USU Teken MoU dengan Zurich Syariah dan Gelar Kuliah Umum tentang Transformasi Digital dalam Asuransi Syariah

Dipublish Pada

21 Februari 2025

Dipublish Oleh

Sulisintia Harahap

Universitas Sumatera Utara (USU) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) pada Kamis (20/02/2025) di Digital Learning Center Building (DLCB) USU. Selain penandatanganan MoU, acara ini juga dirangkaikan dengan kuliah umum bertajuk “Zurich Syariah Goes to Campus”, yang membahas transformasi digital dalam asuransi syariah dan peranannya dalam ekosistem ekonomi syariah yang berdaya saing serta berkelanjutan.

Acara ini dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global USU, Arif Nuryawan, S.Hut., M.Si., Ph.D., yang menyampaikan harapannya agar kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi dapat berlanjut dengan berbagai program di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. “Semoga penandatanganan MoU ini dapat ditindaklanjuti dengan kegiatan kerja sama lain, khususnya dalam ranah Tridharma, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” ujarnya. 

 

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kuliah umum ini dalam memberikan wawasan baru bagi mahasiswa terkait perkembangan teknologi dalam industri asuransi syariah. “Saya berharap melalui kuliah umum ini, kita dapat memperoleh wawasan baru, khususnya tentang transformasi digital yang berperan dalam perkembangan teknologi asuransi syariah,” tambahnya.

 

Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Arif Nuryawan yang mewakili USU, serta Dian Wibowo, selaku Direktur Zurich Syariah. Kesepakatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara dunia akademik dan industri, khususnya dalam pengembangan riset dan edukasi mengenai ekonomi syariah dan perlindungan keuangan berbasis syariah.

 

Dalam kuliah umum Dian Wibowo, selaku narasumber, menyoroti bagaimana digitalisasi telah mengubah lanskap industri asuransi syariah, termasuk dalam produk-produk asuransi kendaraan, rumah, perjalanan, kecelakaan diri, serta parametrik indeks cuaca. Perkembangan teknologi telah memungkinkan Zurich Syariah untuk memberikan layanan yang lebih cepat, transparan, dan sesuai dengan prinsip ekonomi syariah.

 

Satria Nugraha, selaku Business Head Partnership Zurich Syariah, juga menyampaikan bahwa perusahaan telah menyiapkan berbagai program berkelanjutan yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa. Program-program tersebut meliputi magang bersertifikat, management trainee, serta program kewirausahaan yang bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan finansial dan bisnis berbasis ekonomi syariah. 

 

Zurich Syariah juga membuka recruitment entrepreneurship program yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan finansial dan bisnis berbasis ekonomi syariah, sehingga lulusan USU memiliki ketahanan finansial yang lebih baik. “Kami ingin membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa untuk memahami praktik ekonomi syariah secara langsung, sehingga mereka dapat memiliki keterampilan yang relevan dengan industri,” ungkapnya.

 

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, Zurich Syariah memberikan asuransi kecelakaan diri gratis selama satu tahun bagi seluruh peserta yang hadir dalam acara ini. Asuransi ini memberikan perlindungan selama 24 jam dengan total manfaat hingga Rp1 miliar, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman langsung kepada mahasiswa mengenai manfaat perlindungan asuransi syariah.

 

 

 

Berita